Selamat hari Perempuan Internasional

Buat para perempuan-perempuan di seluruh dunia, aphied wanna say:

"SELAMAT HARI PEREMPUAN INTERNASIONAL"

dari beberapa artikel yang udah apahied baca, ada satu yang menarik dari web nya TEMPO.

Nih, aphied copas langsung dari webnya.Aktivis hak perempuan di berbagai kawasan di dunia memperingati Hari Perempuan Internasional yang jatuh hari ini(2 Maret 2009)dengan unjuk rasa dan konferensi.

Di India aktivis memprotes kekerasan terhadap perempuan di daerah yang masih menabukan pemakaian celana jeans oleh wanita atau kedekatan dengan pria di muka umum.

Sedangkan kaum perempuan di Autralia hingga di Liberia, Afrika berkampanye menuntut kesetaraan hak pada lingkungan kerja, hak pilih, serta hak untuk memutuskan aborsi. Mereka juga mengkritik budaya kawin paksa serta kekerasan dalam rumah tangga di beberapa negara seperti Afganistan, Pakistan, dan Bangladesh.

Konferensi-konferensi diadakan di berbagai negara seperti Malaysia dan Liberia dengan tema besar “Wanita dan pria bersatu untuk mengakhiri kekerasan atas wanita dan anak-anak perempuan”.

Seorang anggota parlemen Afganistan yang juga aktivis perempuan, Shukria Barakzai mengatakan pada Hari Perempuan Internasional ini bahwa ia juga masih menjadi korban kekerasan pria atas wanita. Ia tidak mengetahui saat suaminya mengambil istri kedua.

Dalam peringatan hari ini, Sekretaris Jendral Perserikatan Bangsa-Bangsa Ban Ki-Moon mengatakan hingga saat ini satu dari lima wanita di seluruh dunia menjadi korban perkosaan.

===========================

ada juga nih web yang membahas persoalan tentang perempuan:

Kesadaran mengenai ketertindasan kaum perempuan dan sifat struktural dari penindasan tersebut sudah lama muncul di Indonesia. Pada awal abad ini, seiring dengan munculnya kesadaran baru mengenai kolonialisme, muncul seorang pelopor, R.A.Kartini, seorang puteri bupati Jawa yang melalui tulisan-tulisannya menentang keras poligini, kawin paksa, dan penindasan feodal serta kolonial. Ia berusaha menegakkan hak kaum perempuan untuk bersekolah dan dengan mendirikan sekolah untuk anak-anak perempuan.

Kemudian muncul banyak perempuan yang dengan membawa serta kesadarannya tentang ketertindasan kaum perempuan, aktif dalam politik pergerakan nasional. Misalnya Munasiah dan Sukaesih, dua aktivis politik yang dalam suatu konggres perempuan di Semarang tahun 1924 menyerukan perlunya kaum perempuan berjuang agar bisa memajukan hak-haknya dan agar tidak disisihkan. Munasiah berkata:" Wanita itu menjadi mataharinya rumah tangga, itu dahulu! Tapi sekarang wanita menjadi alat kapitalis. Padahal jaman Mojopahit wanita sudah berjuang.. Sekarang adanya pelacur itu bukan salahnya wanita, tapi salahnya kapitalisme dan imperialisme."

Setelah pecah pemberontakan nasional pertama menentang kolonialisme 1926-1927, kedua pejuang ini ditangkap pemerintah Hindia Belanda dan dibuang ke Digul, Papua Barat, karena terlibat pemberontakan. Kesadaran baru di kalangan perempuan indonesia akan penindasan kolonialisme dan imperialisme, dengan berbagai bentuknya terus bergerak dan meluas sampai Indonesia merdeka. Pada masa revolusi, berdiri berbegai macam organisasi perempuan, termasuk partai politik khusus perempuan ( Partai politik Wanita, didirikan oleh Nyi Sarmidi Mangunsarkoro; S.K.Trimurti menentang pembentukan partai ini dan mengusulkan agar perempuan bergabung dengan partai politik yang ada, tidak perlu membentuk partai sendiri).Kaum perempuan tidak hanya aktif di garis belakang sebagai anggota palang merah atau petugas dapur umum. Mereka juga menjadi anggota satuan-satuan laskar maupun tentara reguler yang aktif bertempur di front (garis depan) melawan tentara penjajah yang hendak kembali menjajah Indonesia. Inilah yang "dikritik" oleh lagu patriotik yang patriarkhis, " Melati di tapal Batas", yang hendak mengerangkeng perempuan dalam tirani domestik.


So, what's your opinion about it?

Music of The Month

Ingin Hilang Ingatan

by Rocket Rockers




Menghilanglah dari kehidupanku
enyanhlah dari hati yg tlah hancur
kehadiran sosokmu kan menyiksaku
biarkan disini ku menyendiri

Pergilah bersamanya disana
dengan dia yg ada segalanya
bersenang-senanglah sepuasanya
biarkan disini ku menyendiri

Terlintas keinginan tuk dapat
hilang ingatan agar semua terlupakan
dan ku berlari sekencang-kencangnya
tuk melupakan mu yg tlah berpaling

Disini,Kembali
kau hadirkan ingatan yg seharusnya kulupakan
Dan kuhancurkan adanya...
Disini,Kembali
kau hadirkan ingatan yg seharusnya kulupakan
Dan kuhancurkan adanya.....

Letih disini...
kuingin hilang ingatan
Letih Disini.....
kuingin hilang ingatan




p.s:
ak datang ketempat itu lagi. setelah sekian lama takpernah ku kunjungi. Taukah? Ada bayanganmu disana.
dan cerita yang seperti diputarulang di kepalaku.
Semuanya terasa seperti ingin berloncatan keluar, muak aku.
Kenapa aku tak pernah bisa lupa?
Memang seharusnya aku telah lupakan, tapi takbisa. .
Ku ingin hilang ingatan saja. .

Ketika Don't Judge the Book From Cover Ga Berlaku

Liburan minggu terakhir kemaren bener-bener bikin BT. Gara-gara kelamaan libur kali ya, jadi bosen banget. Daripada di rumah kerjaan aphied tambah gag jelas, mending keluar rumah deh.
see, pilihan tempat refreshing jatuh ke Gramedia Pandanaran.

Niat semula adalah mo cari novel apa aja deh, yang penting bagus dan bukan dari bangsa chicklit atau novel-novel horor. Liet di rak buku laris, ah,,bosan sangadh liet displaynya masih Stephenie Meyer's series a.k.a twilight dan sekuelnya. .

Berjalan ke novel Indonesia, ada satu buku yang covernya eye catchy banget. Liet Judulnya " 9 Matahari " , diem sejenak, mikir. Hmm,,ni novel ceritanya kaya gimana ya? ko ga pernah masuk resensi-resensi buku di majalah.

Liet cover belakang, wah, wah, , orang-orang top yang kasih testimonial di belakangnya. Ada kak Seto, Shanaz Haque. Ada juga dari kalangan akademisi Prof. Dedy Mulyana, Guru Besar Fikom UNPAD, ada Bung Effendi Ghazali juga. menarik. . .menarik. .

Biasanya kalo aphied beli buku sih udah ada baca resensinya dulu baru beli. Lha ini, uda buta cerita, milih berdasarkan cover lagi. Tapi, ternyata, isinya bagus beud !

Tokoh utama bernama Matari, seorang berasal dari keluarga kurang mampu yang berjuang keras untuk bisa kuliah. Dia harus bekerja sambil kuliah, bahkan untuk membayar uang pangkal masuk universitas pun dia harus berhutang terlebih dahulu.

Membaca novel karangan Adenita yang lulusan UNPAD ini aphied jadi berfikir, klo sebenernya ni novel berdasarkan pengalaman yang difiksikan *mungkin*. Ya, entahlah. .

Efek samping dari baca novel 9 Matahari pastinya adalah bisa bikin kita bersyukur karena udah dikasih kesempatan buat mencicipi bangku kuliah. Kalo mau liet realitas dunia pendidikan Indonesia, haaa *menghela nafas*, anak usia SD aja malah banyak yang berada di jalanan, bukannya duduk di bangku sekolah. .*jadi sedih*

Ketika Harus Memilih

Kemarin Kamis, aphied ikutan bedah jurusan Komunikasi di kampus. Yang dibahas adalah tentang penjurusan yang nanti akan diambil oleh mahasiswa-mahasiswi komunikasi di semester 4. .

Nantinya setiap mahasiswa bakalan dihadapkan pada pilihan Komunikasi Strategis atau Jurnalistik. Dari uraian dosen-dosen kemarin, tiap pilihan itu punya kelebihan dan kekurangan sendiri-sendiri.*ya iyalah*

Komunikasi Strategis menampilkan tentang dunia periklanan, PR (Public Relation) , Public Speaking. Sedangkan di Jurnalistik sendiri akan berhadapan dengan Reportase, Jurnalistik Online, Media penyiaran, Broadcating, dan all about media.

Tetapi sebenernya sih, kedua jurusan tadi masih berhubungan. Contohnya, seorang wartawan memiliki tuntutan untuk bisa menulis bagus, Tapi, tidak lepas juga dengan keahlian bertanya yang dipelajari di public Speaking. "Keduanya berhubungan, hanya mengonsentrasi pada bidang-bidang tertentu saja." *kemren ada dosenyang bilang gitu, tapi lupa yang bilang sapa.hehe. .*

Buat aphied sendiri lebih tertarik untuk milih ke Jurnalistik, tapi aphied suka dunia periklanan. Jadi bingung. .
Untungnya masih ada kesempatan 2 semster buat menentukan langkah ke depan neh. .
So, mesti cari info banyak-banyak dulu neh sebelum melangkah. .

Buat kaka-kaka 07, selamat memilih ya. . . . .

Setahun Kemarin itu. . .

Lagu yang jadi top of the month aphied bulan ini adalah "Setahun Kemarin" nya Kahitna.
Aseli, jadul banget, tapi lagu-lagu Kahitna masih asik ko buat dinikmati sampe sekarang.

Simak deh liriknya. .

di ujung jalan itu setahun kemarin
ku teringat
ku menunggumu
bidadari belahan jiwaku
entah berapa lama satu jam menanti
kutermenung
kencan pertama hilang tak bertepi di anganku

melangkah pergi
berteman sepi
berbayang teduh
matamu

sayang,
walau bulan tak bercahaya
cintaku
selalu dalam jiwa
di lubuk hati terdalam

sayang,
jika memang kau sungguh sayang
diriku
takkan berpaling lagi
kupeluk selamanya . . . .


buat yang mo donwload lagu disini

Banjiirnya,,, Kebangetan. . .

Hello world. . .!

Semarang dilanda banjir. Tentu saja tidak ada yang kaget. kan ada tuh lagunya, "Semarang, kaline Banjir. .!"
But, hujan yang mengguyur dari Sabtu, 7 Februari kemaren bener-bener dashyat.
Awalnya ujan cuma rintik-rintik aja, lama-kelamaan deres dan berlangsung kaya gitu terus sampe malem. So, kasur menjadi pilihan terbaek.haha. .

Pagi-pagi keluar rumah, masih ujan juga, tapi ujan yang rintik-rintik. Maksud hati ingin baca koran sambil menikmati huja. Ternyata *terbelalak* liet aer menggenanggi jalan depan rumah. oh,oh, ada apa ini?

Semakin siang, aer bukannya berkurang, malah tambah menggila aja. Teras rumah perlahan tapi pasti dibanjiri aer juga. Merambat naek, ruang tamu, ruang keluarga, dan last, kamar tidur ! *What a Terrible ! *

Senen, aer masih tinggi juga. .
Untung aer yang masuk rumah ga parah-parah banget. "cuma" semata kaki tapi sanggup membuat satu keluarga gotong royong mindahin barang-barang. Termasuk, CPU kompie yang emag letaknya di bawahnya meja komputer, terpaksa harus bercerai dahulu dengan monitornya. Dan baru hari ini bisa aphied pasang. Huh. .

Keadaan di luar rumah tambah parah, selutut orang dewasa bo. .
Sorenya, ujan udah agak agak reda, langsung tuh, aphied, si adek, ma 2 tetangga langsung menjelajah daerah sekitar yang dilanda banjir. Parah beud. Ada yang lebih dari selutut. Mana pas lagi jalan-jalan itu ada mba-mba naek vario lagi. Boncengan pulak. .! Yaelah mba, ,susah tau. .
Dan, bener, pas tuh mba lagi asik 'berselancar' dengan vario pink nya. .Bruuuk,,jatuh deh. Basah deh. . Vario nya? Sukses ga mo nyala lagi. .

Kata tetangga sekitar sih, walikota Semarang sempet mantau gimana keadaan banjir di daerah Genuk Indah *daerah rumah aphied neh.hoho*, sempet agi-bagi bantuan juga, sembako katanya. Laah, pak, kami dikasih perahu karet aja pak. Mo buat ngungsi Pak. .
Klo kata berita di tipi parah lagi, " Semarang lumpuh total."
Ok, ok, banjir emang menyengsarakan masyarakat semarang. Tapi ga sampe lumpuh total ko. Buktinya tukang becak masih bisa narik, pada panen malah. .

Sebenernya ada beberpa jepretan aphied bout banjir ini. Sabaar ya,,ntr pasti d uplot kug. Tapi ntr dulu ya. .
Si CPU baru resmi rujuk hari ini. Jadi blum sempet mindah2in gambar.hoho. . .



p.s:
gambarnya uda d upload. ..

Menantikan lahirnya Taufik Hidayat yang Baru



Kamis, 29 januari 2009 lalu, taufik Hidayat, resmi mengundurkan diri dari pelatnas. .
buat sebagian penggemar Taufik, tentulah tidak mengherankan, mengingat Taufik juga pernah ngambek tahun 2001 lalu.

Alasan taufik mundur tahun 2001 lalu, adalah karena tidak dipanggilnya Mulyo Handoyo, pelatih yang menanganinya sejak tahun 1996. Saat itu, Mulyo melatih di Singapura dan Taufik berniat mengikutinya. Namun, taklama, Taufik kebali lagi ke Indonesia bersama Mulyo Handoyo, dan setelah itu Medali Emas Olimpiade Athena jatuh ke tangannya. Kemudian disusul oleh Kejuaraan Dunia tahun 2005.

Tidak heran jika pada setelah Olimpiade Athena Taufik pernah bilang kalau kemenangan nya di Athena ditujukan oleh pelatihnya, yaitu Mulyo Handoyo. Ekspresi yang terpancar waktu Taufik mengalahkan pemain Korea -namanya sapa, lupa, kayanya sih Seung Mo Shon-, dia peluk tuh pak Mulyo Handoyo.

Secara pribadi sih, aphied mendukung penuh keputusan Taufik ini.
coba deh simak hasil wawancara wartawan BOLA.com dengan Taufik yang aphied copi dr situsnya BOLA
Apa alasan mengundurkan diri dari pelatnas?

Keputusan ini tidak diambil dengan dasar emosi. Tak dipanggilnya pelatih saya, Mulyo Handoyo, bukan alasan utama. Saya sudah memikirkan dan merencanakan hal ini sejak lama. Setelah meraih emas Olimpiade 2004, hal ini sudah terlintas. Tapi, banyak pihak meminta saya untuk menunda rencana ini karena saya dinilai masih bisa berprestasi.

Saya berharap keputusan ini membuka jalan pemain lain untuk lebih termotivasi dan berprestasi. Semoga setelah saya keluar regenerasi berjalan dengan lebih baik. Sudah saatnya pemain lain diberi tanggung jawab seperti yang pernah saya rasakan.


Setuju sekali ka' taufik. Sudah saatnya junior-junior di pelatnas di beri tanggung jawab untuk berprestasi. Liet deh, sekarang, siapa sih bisa diandalin dari sektor tunggal putra?
Soni ato Simon okelah. *nama-nama yang lain seperti Tommy Sugiarto, dipending dl yak*. Tapi, seringnya dibekap cedera membuat Sony jadi jarang diturunkan. Begitu halnya dengan Simon. Pemain yang digadang-gadang menjadi tunggal putra pelapis Taufik, belum menunjukan performa yang menakjubkan. Penampilannya masih sering up n down.. Secara teknik bermain, ketiganya memang tidak terlalu jauh. namun, Taufik memiliki mental yang lebih kuat dibandingkan dengan Sony Dwi Kuncoro ataupun Simon Santoso.

Menurut aphied sih ya, PBSI harusnya lebih mengutamakan pembinaan bagi generasi di bawah Sony dna Simon. Memang keduanya masih bisa diandalkan. Namun, tidak ada salahnya mencoba mengirimkan pemain-pemain muda ke berbagai event internasional. Hal ini dimaksudkan agar mental pemain yunior terbentuk. Dan, mereka tidak perlu merasa takut atopun minder dengan lawan dengan peringkat kecil.

Liet deh,Malaysia. Kekuatan pemuda-pemuda nya mulai terbentuk. Ini pun merupakan hasil dari pembibitan dan pembinaan jangka panjang. Jadi, harusnya PBSI pun tak ragu lagi untuk mencari dan membina bibit-bibit potensial yang ada di klub-klub daerah untuk dijadikan tulang punggung tim merah putih.

So, hengkangnya taufik Hidayat ini tidak perlu disikapi dengan kekhawatiran akan mandhegnya prestasi bulutangkis sektor tunggal putra. Namun, ini merupakan celah dimana para junior mampu berkembang tanpa bayang-bayang seorang Taufik Hidayat. Bukan tid mungkin akan tercipta Taufik-Taufik yang lain. Kita nantikan saja. . .




sumber: bolanews.com
foto: kompas.com

My Kompie is My Luffly

Pengennya sih memulai postingan ini dengan kata "Arrrrrrrghhhhh. . . . . ."
Tapi, diurungkan, jadinya ketambahan 7 kata di depannya *apaan sehh. . .*

Arrrghhhhhhh. . . . .
Sebel banget,, Kompie (nama komputer kesayangan) aphied terserang virus lage. Hua. . .uda pengen nangis-nangis. Kata si Kaka, "di scan dulu aja kompienya, mungkin ntar virusnya muncul. Ntar kan tinggal di delete ajah."

haduh,,haduh,, ga tau ya si Kaka klo Kompie ini sudah sepuh. Loadingnya pelan banget. Sesuai banget lah smaa slogan orang jawa. Alon-alon waton Kelakon. Jadi, klo nge-scan harusnya cuma butuh waktu beberapa menit. Klo si mbah Kompie ini setengah jam baru dapet 20 %. Huft. . .sabar. .sabar. . .

Virus ini diindikasikan *ceiilee bahasa aphied ilmiah sekali.huakakaka* masuk dari flashdisk si Ibu yang kemaren katanya abis muter ke temen-temen beliau. Ampuunn,,, gimana virus-virus ga mo nyebar dah klo gini!?
.sabar. . .sabar. . .

Daripada resiko si Kompie terjangkit penyakit yang aneh-aneh seperti Trojan, ato Brontok, bertambah parah, langsung dah tu flashdisk aphied format ulang. Isinya gimana? Bodo amat lah. Yang penting si Kompie ga kenapa-kenapa.
Biarpun udah tua, si Kompie ini tahan banting lhow. Dulu waktu kena Brontok bisa bertahan hampir sebulanan gitu dipake. Masih bisa buat ngetik, ngeprint, walau kadang-kadang nge-close ndiri juga. Bikin BT kan? Bangetttttt...

Waktu kena trojan lebih hebat lagi. Motherboard langsung dihantam. Tapi, si Kompie tetep bae-bae aja. Ga protes. Cuma langsung ga mo nyala aja. Kalopun mo nyala ga muncul windowsnya. Hebat kan!? *nglirik Kompi, sepertinya dia lagi ga sadar kalo lagi diomongin.wkwkwk*

Tapi. . . .
Biarpun begitu, Kompie aphied bae banget, mo dikasih aplikasi yang gede tetep mau *biarpun lemod*, diajak kerja enak. Diajak begadang bisa banget. palagi kalo lagi ada tugas Pengantar Ilmu Sosial tuh. Kerja rodi dari jam3 sore sampe jam 3 pagi kuat juga tuh si Mbah Kompie.
Emang deh, my Kompie is my luffly. . ^^
(gb kanan: sebut sja Kompie, 76 th, bukan nama sebenarnya)


Sekali lagi harus teriak Aarrrrgggghhhh neh. . . . . .
Koneksi internet di rumah kemaren lemodd sangadh. Oh, spidi, ada apa gerangan dengan mu?
Mengapa buat buka fesbuk saja lama nian? Walhasil, membahas wall dari temen-temen diurungkanlah.

So, daripada harus teriak Arrrgghhh lagi mending aphied bubu dulu deh. Ciao ! ! !

What a Colourfull Day . .!

Hai. . .hai. . .semuanya, , jumpa aphied lagee di blog kesayangan ini yang sudah sekian lama ditinggal owner nya mudik ke kampung halaman dunia nyata dan dunia maya (baca: fesbuk). Buanyak. .buanyak banget yang mo aphied ceritain sebenernya, tapi, ya itu tadi kesenengan duniawi yang membabi buta hingga blog ini terlantar untuk sementara. *haiiiyah, prolog nya kek nya kepanjangan deh.*

Langsung aja ke pokok persoalan, ternyata selama ditinggal mudik ke kampung halaman dunia nyata, aphied nemuin peristiwa-peristiwa yang unforgettable banget. Hmm,,saking banyaknya cerita, jadi harus disortir dulu neh, mana yang layak tayang d blog, ya g keposting masuk daftar inden dulu deh.hehe. . .

Jumat, 16 Januari 2009
Pagi-pagi ke kampus menjalani aktivitas seperti biasa, dan, hari itu aphied ujian Ilmu Politik. Mabok huruf dah! lembar jawaban aphied full, seperti halaman opini yang ada di media Kompas *lebayy dikit ah. . .*
Kelar ujian itu, aphied plus anak-anak komunikasi 08 pada takziah ke secang, ibunda temen komunikasi aphied, Mahwida, yang meninggal Kamis sorenya.

Dengan pasukan 3 mobil dan 3 motor, satu angkatan dibagi dlam 3 shift. Shift pertama, sebut saja Panther team, beranggotakan pak Komting dan dayang-dayangnya melaju pada pukul 10.15 WIB . Di mobil ini situasi aman terkendali, sepertinya, soalnya di Panther team ini udah ada driver yang canggih. .

Shift kedua, mari kita sebut Tangguh team, berangkat setelah Team Panther berangkat. 3 lelaki memboncengkan 3 wanita di belakangnya. Ga begitu jelas mereka berangkat pukul berapa. Yang pasti, shift kedua ini bener-bener tangguh. Meski jalanan diguyur hujan deras, mereka sampe juga di Secang. Hebat. . .hebat. . .
*Yang aphied mo tanyain sih, tuh pantat apa ga pegel banget ya, nglaju semarang-secang?*

Shift ketiga, hmm,,enaknya disebut team apa ya?
Acak-acak team aja deh. Hehe. . . Seperti namanya, team ini beranggotak 2 mobil. Satu CRV satunya lagi Xenia. Aphied ada di Xenia neh, bareng Rista, Rika, Jaya, Raras, Ira, Astrid, Della plus Jodi sebagai drivernya. .
Di posisi CRV ada Sita as driver, lalu Soso, Mily, Odonk, Eka, Devi, Lintang, Amel, Lia, Banun. Di CRV ini full cewe semua. .

Road show dimulailah dari gerbang undip pleburan, terus naek-naek dikit, mampir ke alfamart bentar. *secara, berangkat juga ndadak, blum persiapan perbekalan apa-apa* Langsung tancap gas! !

Alhamdulillah perjalanan lancar. Sampai Secang, kami kebingungan cari denah persisnya. Berbekal sms petunjuk jalan dan tanya-tanya dikit kami sampai juga disana. Menariknya, waktu nanya ma orang sekitar, pada tau tuh,, rumahnya Mahwida dimana, padahal waktu tanya itu jaraknya masih sekitar 3 km gitu. Ckckckckck, , ,benar-benar kembang desa yang tersohor kau, Wid.haha. . .

Sampai di rumah Mahwida, semuanya berjalan normal. Makanan di rampok ma anak-anak, cemilan,,wuihh,,jangan tanya,, lenyap seketika. .haha. .
Bis itu terlontar ide gila. . ."Sekaliyan ke Jogja, yoook!"
"ayoook. . . . . .!"
(gb kanan: foto satu angkatan waktu teka 08, Mahwida paing kiri, jilbab coklat)

Para cewe-cewe uda antusias banget neh. Sayangnya, Jodi kaga mau tuh didaulat bwt nyetirin mpe Jogja. Padahal para rakyat sudah meminta buat langsung di bawa ke Jogja saja. .

Pulangnya. . . . .
Kami semua ga lewat jalan yang tadi di lewati pas berangkat. Jalan yang ini malah masuk hutan-hutan gitu. Jalanya emang dua arah sih, tapi bener-bener sepi, berasa ga ada tanda-tanda kehidupan. Sekeliling jalan udah pohon-pohon nan tinggi semua. CRV team, yang melaju di depan Xenia malah mo nabrak mba-mbak yang lage naek motor gitu. Pemandangan sedikit berubah setelah itu, yang terlihat sawah-sawah yang hijau royo-royo dengan background gunung d belakangnya. Sedang asik menikmati keindahan alam, eh, liet ke kiri, wajah Rika uda ga banget gitu. Persepsi aphied sih, kl dya ga lagi takut ya laperr.*haha. .apa hubungannya coba ma laper?* Semakin sore, semakin kebutan-mengebut di sepanjang jalan itu terjadi. Nyasar. . dah. .nyasar! Nyasar banget kali ini. .
Liet papan penunjuk jalan, yang akhirnya menampakkan diri juga, Magelang brp km lagi
*lupa berapa tepatnya, keknya sih antara 4-5 km gt*
Semobil, minus Jodi, udah pada semangat neriakin kata,"Jogja! Jogja! Jogja!"
Jodi :" Jogja apanya, bentar lagi sampe semarang tauuu. . .Tu gunung Ungarannya uda keliatan"
Ira: "Gunung Ungaran py tho, Jod? Itu Gunung Merapi tauu. . "
Sarapp bener dah,, udah tau nyasar, masih sempet mbanyol gitu. wkwkwkwk. . .

Setelah menyusuri jalan ajaib tadi, dan sedikit turun jalan (tanya maksudnya) sampe juga di peradaban Magelang. Masih di kabupatennya sih, tapi, yah, alhamdulillah, ada listrik, ada rumah penduduk, setidaknya klo masih liet manusia disini. *lebayy mode : on lagee*
Perjalanan dari sini lancar. Ngebut pastilah, jarum jam udah nunjukkin jam 16.00 kami masih sampe Kabupaten Magelang, klo ga ngebut jam berapa dunk mpe Semarang. .
Di tengah perjalanan pulang banyolan acak-acak terdengar sepanjang jalan. Perut kami semua keknya uda ga bentuk lagi deh, ketawa mulu. .
Mendadak Raras bilang, "Astagfirulloh, ak ga mo liet ah. . . "
belum sempet tanya kenpa, Xenia yang kami tumpangi dlam keadaan mo nyalip truk yang ada d depan, tapi lewat jalur sebaliknya. *can u imagine?* dan ternyata d jalur tersebut ada dua bus antar propinsi yang naudzubillah gede banget muncul d depan xenia kami. Dueeenk. . .!

------------------------------smw terdiam--------------------------------------

Bus nya bis melaju lagi, dan Xenia kami baek-baek saja ! Wuihh,, ga kebayang klo bis tadi melaju kencang. . .
Baru setelah itu pada bisa bernapas lagi. Jodi ma Ira yang sejatinya berada di jok depan langsung curhat abis-abisan tuh.wkwkwkwkwk. . .

Untuk menenangkan hati dan jiwa yang terguncang pasca Bus Antarprovinsi vs Xenia tadi, kami sepakat buat mampir ke serabi yang ada di pinggir jalan dulu. Sembari bercerita ma anak-anak CRV betapa meriahnya Xenia team pasca tragedi tadi. Foto-foto juga tak lupa dunk. Aselinya sih, mo foto-foto di pinggir-pinggir sawah gitu. Tapi, berhubung udah pada syok gara-gara nyasar, batal deh foto cataloque nya. .

Serabi manis nan hangat, jalanan yang basah karena hujan, dan cerita yang terlantun sore itu, ah,,indah sekali kebersamaan kami. . .

8 Januari

Seminggu sudah berada di tahun 2009. . . .
dan,,aphied blum isi apa-apa di blog ni.huhu. . . . .
Sebenernya ide cerita *ky mo bikin film ajah* buat posting buanyak banget. Dan sempet beberapa malah masuk draft gara-gara spidi ngedown tiba-tiba.Ah. . . .
Ga papa deh, ntar peristiwa yang blum sempet keupdet d blog, di publish laen hari ajah. .

Hari ini, pagi ni tepatnya, hawanya ko males banget. Mo k kampus, eh, kan lagi minggu tenang. Mo belajar, liet buku, nglirik bantal. Hmmm,, tergoda deh sama si bantal. Guling-guling bentar, liet si kompi tergoda juga. Akhirnya malah mainan sma selingkuhan deh. .

tengok-tengok blog bentar. Hiya. . . . .baru nyadar ! ternyata hampir 2 minggu ga posting, dan g blogwalking! hiks. . .
ya sudahlah aphied cukupkan sekian dulu. Mendadak buku-buku kuliah itu uda miskol-miskol aphied lagi. hehehe. . .
Da. . . .da. . . . .