Belajar dari Jalan


Seorang anak kecil, kira-kira berusia 8 th. Dia memakai kaos kuning, tak beralas kaki. Dia naiki bus Damri yang kecil lalu mnegulurkan amplop kecil kepada para penumpang. Amplop kecil nan lusuh, yang mungkin terlalu sering digunakan. Di sampul amplopnya tertulis "assalamu alaikum wr wb. Mohon bantuan untuk biaya sekolah. Terima kasih. Wassalamu alaikum wr wb." Lalu ia nyanyikan sebuah lagu.(foto disamping bukan gambar si anak yang aku maksud lhowh)

Lagu yang ia pilih ialah 'Munajat Cinta'nya The Rock. Suaranya serak. Menandakan bahwa ia terlalu sering berteriak dalam menyanyi. Ia nyanyikan bagian reffrainnya berulang kali dengan nada-nada yang tinggi. Hingga suaranya semakin bertambah serak. Lagi, ia nyanyikan lagu itu dua kali, dengan reffrain yang panjang pula. Ketika ia selesai menyanyi, ia mengambil kembali amplop-amplop yang ia sebar tadi.

Peluh menetes di dahinya. Tak ia seka peluh itu. Tapi, dia dia terduduk di sebuah bangku bus. Pandangannya menatap ke depan. Ia menatapi jalanan. Dan pada penghentian rel di kaligawe ia turun dari bus.

Entah berapa uang yang telah dia dapat saat tadi menggamen. Aku tak sempat menanyakannya. Aku juga taktahu, apakah setelah turun dari bus dia akan menyanyi lagi(biasanya pengamen jalanan selalu bolak-balik dengan jurusan bus yang sama bukan?). Yang aku tahu, dia berusaha membantu kedua orang tuanya.

Aku jadi malu. Anak sekecil itu sudah bisa mencari uang sendiri. Ia juga tidak menyerah pada hidup. Sedang aku?hey,,wait,wait,,apa aku sudah bisa mencari uang sendiri? apa aku sudah bersyukur atas sekolahku? apa aku sudah melakukan perbuatan untuk membantu orang tuaku?

Oh,oh, ternyata hari ini aku belajar banyak dari jalanan. Apa yang sudah kupelajari hari ini?
1. Aku bersyukur, bahwa hingga hari ini aku masih bisa belajar dan bersekolah
2. Aku belajar, klo hidup haruslah bermanfaat(iklan bangettt)
3. Aku bersyukur, sampai hari ini aku masih punya orang tua yang mensupport aku dan tidak menyuruh aku bekerja
4. Berbagi untuk orang lain itu baik.




cHaLam__apHi3d
2 Responses
  1. ririn Says:

    ck,ck,ck,,,makanya pid, ga' bisa nyari uang yang penting belajar...ntar ikutan spmb langsung ketrima biar ga' tambah nyusahin ortu..=D


  2. geLLy Says:

    betapa perihnya pelajaran hidup,sungguh malang anaklugu itu...moga suatu kelak dia dapat lbh baik amieNN